Langsung ke konten utama

SHOOTING#4 CHANNEL UNDIP


SEMARANG  - Organisasi pers mahasiswa Undip atau yang biasa disebut Channel kembali menggelar acara Shooting, acara ini merupakan acara tahunan yang rutin diselenggarakan dalam 4 tahun terakhir. Tema acara pada kali ini adalah "How to Get Profit with Creative Content". Acara ini diselenggarakan di gedung FIB Undip pada hari Sabtu, 22 September 2018. Pada kali ini pembicara yang didatangkan adalah Andovi Da Lopez yang merupakan youtuber atau content creator dengan nama akun skinnyindonesia24, serta shafira Umm yang merupakan presenter dari net tv. Acara ini berlangsung dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore. Meski rangkaian acara hampir sama dengan acara shooting yang sebelumnya, tetapi tema yang diangkat selalu berbeda-beda.

“Sebelumnya shooting ketiga pernah diadain, temanya tentang travel dan guestnya adalah Putra Nababan sama salah satu traveler. Kalo sekarang kita angkat tentang Konten Creator dan guestnya Andovi dan Shafira Umm. Yang membedakan dari acara sebelumnya adalah konten nya, materinya juga, sama temanya, terus target peserta dan harapan-harapan nya.” Ujar Hafifah dinda sebagai salah satu panitia dalam acara Shooting.

Untuk mengikuti acara ini, para peserta diwajibkan membayar 50.000 sebagai tiket masuk. Dengan biaya tersebut peserta akan mendapatkan snack, makan siang, serta sertifikat. Proses dari berjalan nya acara ini cukup lancar dan  dianggap membawa hal positif bagi para peserta.

“Acara ini lebih bagus dari yang ketiga dan ke empat karena ditahun ini pemberi materi lebih kompeten, lebih banyak plusnya karena acara yang sekarang lebih fokus kepada anak muda, lebih ngebahas sesuatu yang lagi viral, contohnya kaya ngebahas content creator yamg baik gimana, kalo minusnya mungkin pengelolaan nya aja sih, kurang rapih aja karena ada beberapa peserta yang suka berlalu lalang jadi mengganggu fokus peserta lain” Ujar salah satu peserta bernama Vivi Yolanda saat diwawancarai.

(Hardnews Online)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemilihan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Periode 2019 - 2023

SEMARANG - Masa jabatan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di Universitas Diponegoro 2014 – 2018 akan berakhir. Senat Fakuktas pun telah membuat serangkaian proses dalam memilih bakal calon Dekan FISIP. Ada 3 calon kandidat Dekan FISIP yaitu, DR. Sunarto dari jurusan Ilmu Komunikasi, DR. Yuwanto dari jurusan Pemerintahan, dan terakhir adalah DR. Hadi Warsoni dari jurusan Administrasi Publik. Penjaringan pemilihan calon Dekan di FISIP ini dilakukan oleh para Senat Fakultas dan ibu DR. Sri Sumitri M.SI. Hasil wawancara dari bapak Mohammad Soleh dari UPA (Unit Pelayanan Aset) bahwa kriteria Dekan yang akan dipilih adalah yang bisa membuat FISIP menjadi lebih baik dari segi pelayanan dan karyawan serta kenyamanan para mahasiswa saat belajar di Fakultas. Disamping itu bakal calon Dekan FISIP harus mempunyai gelar Doktor, serta bergolongan PNS. Penjaringan bakal calon Dekan dimulai dari tanggal 23 Juli 2018. Calon Dekan akan ditetapkan serta diumumkan pada tanggal 1 Ag...

DEMOKRASI YANG DIBATASI

Indonesia mempunyai sebuah ideologi yang berbeda dari bangsa-bangsa atau negara-negara lain, para pendiri bangsa ini memikirkan dari seluruh aspek yang ada di negeri kita ini dan akhirnya tercetus lah Pancasila. Dengan ideologi Pancasila dan memakai sistem demokrasi, sudah seharusnya kekuasaan terkuat dipegang oleh rakyat. Sistem demokrasi sering kita dengar sebagai sistem yang “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. Mungkin sudah menjadi rahasia umum pada jaman orde baru, demokrasi di negara ini di bungkam. Pada jaman ini militer mempunyai dua tugas, yang pertama menjaga keamanan dan ketertiban negara dan kedua memegang kekuasaan dan mengatur negara. Dwifungsi sekaligus digunakan untuk membenarkan militer dalam meningkatkan pengaruhnya di pemerintahan Indonesia, termasuk kursi di parlemen hanya untuk militer, dan berada di posisi teratas dalam pelayanan publik nasional secara permanen. Melalui dwifungsi dan "Orde Baru" sebagai kendaraan politik, tentara bisa masu...