Langsung ke konten utama

Bangunan Vintage Di Undip


Universitas Diponegoro Semarang (UNDIP) adalah salah satu universitas yang bergengsi dan dikenal oleh masyarakat luas. Selain dikenal dengan prestasi dalam akademiknya, universitas ini juga dikenal dengan tempat belajar yang nyaman karena ketersediaan fasilitas yang memadai ditambah dengan bangunan beberapa fakultas yang terlihat modern dan baru. Hal ini pun membuat puluhan ribu pelajar di Indonesia berlomba-lomba untuk bisa masuk dan menjadi mahasiswa di Universitas Diponegoro Semarang.

Tapi sayang dibalik “wajah” indah dan serangkaian hal baik yang mungkin ada di gambaran masyarakat, nyatanya universitas ini mempunyai sisi kelam yang tidak tampak oleh masyarakat yaitu gedung Vokasi atau bisa dikenal dengan sekolah Vokasi (SV). Ada apa dengan gedung tersebut? Gedung tersebut adalah salah satu gedung yang terlupakan dalam hal pembangunan di Universitas ternama ini. Gedung Vokasi masih memiliki gaya vintage tanpa pembangunan seperti gedung Fakultas Hukum (FH), gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), gedung  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) terlebih lagi dari gedung PKM (Pusat Kegiatan Mahasiswa) FH dan Gedung Parkir Bersama yang baru saja selesai dibangun dan memakan biaya sebesar 36 Milyar. Hal ini menuai banyak pertanyaan dan kontraversi bagi para mahasiswa Undip. Untuk apa membangun gedung PKM FH dimana sudah kita ketahui bahwa gedung Fakultas Hukum sendiri sudah tersedia dengan bangunan nya yang terbilang kokoh dan mewah serta gedung Parkir Bersama yang terdiri dari 5 lantai dan bisa menampung 380 Mobil didalam nya sementara sekolah Vokasi yang masih minim fasilitas dan bangunan nya yang terbilang sudah tidak layak.

Baru-baru ini, tepatnya pada tanggal 28 September 2018 sekolah Vokasi Pleburan dikejutkan dengan jatuhnya ternit di kelas, hal ini disebabkan karena bangunan di gedung Vokasi yang sudah tidak kokoh lagi untuk menyanggah ternit tersebut. Padahal jika dikaji lebih dalam, Undip adalah Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTNBH) hal tersebut dapat dibuktikan dengan Pasal 1 Peraturan Rektor No.4 Tahun 2016 yang menyatakan bahwa Undip merupakan kampus berbadan hukum yang memiliki otonomi atas akademik, biaya pendidikan, keuangan, maupun pengelolaan SDM (sumber Daya Manusia). Ini mempunyai arti bahwa undip adalah perguruan tinggi negeri yang memiliki otonomi penuh dalam mengatur anggaran  dan rumah tangga perguruan tinggi itu sendiri atau lebih tepatnya sudah tidak diatur oleh pemerintah. Tapi mengapa Undip tidak mau menyisihkan anggaran nya untuk membangun kembali gedung Vokasi yang sudah tidak layak lagi dan berkemungkinan bisa memakan korban bagi para mahasiswanya. Padahal mahasiswa Vokasi baik di Pleburan atau di Tembalang sama-sama memegang nama Undip dan membayar UKTnya.

Ketidak layakan gedung Vokasi sudah menarik perhatian mahasiswa undip baik mahasiswa Vokasi itu sendiri atau mahasiswa dari fakultas lain. sehingga mereka menyampaikan aspirasinya baik secara langsung melalui gerakan solidaritas yang diserukan oleh BEM Undip di akun Instagramnya untuk langsung memberikan SMS atau pesan WA kepada Birokrat undip atau ada beberapa mahasiswa yang merasa simpati lalu menulis aspirasinya di timeline LINE dan tulisan bentuk lain sehingga pihak Undip pun berencana membangun Sekolah Vokasi pada tahun 2017. Janji tersebut dicetuskan pada acara Senam Sehat Bersama pada hari Jumat 21 April 2017 yang dihadiri oleh pejabat struktural Sekolah Vokasi. Selain itu, juga ada Wakil Rektor III Bidang Komunikasi dan Bisnis bapak Budi Setiyono selaku perwakilan dari pihak rektorat. Dalam acara tersebut juga diperlihatkan sebuah Draft desain gedung Vokasi yang akan dibangun nantinya. Akan tetapi rencana tersebut belum juga terealisasikan dan masih menjadi janji pihak Undip hingga sekarang.

Oleh karena diharapkan agar pihak Undip segera merealisasikan apa yang sudah mereka rencanakan di tahun 2017 dan dapat mengelola anggaran lebih baik lagi agar bisa  menyama-ratakan pembangunan di seluruh fakultas undip tanpa pembedaan. Pembangunan untuk gedung Vokasi merupakan hak yang harus mereka miliki demi kenyamanan dan keselamatan mereka beraktivitas serta belajar dikampus. Karena hal ini adalah satu-satunya cara yang dapat menhentikan jeritan kepiluan dari mahasiswa Vokasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemilihan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Periode 2019 - 2023

SEMARANG - Masa jabatan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) di Universitas Diponegoro 2014 – 2018 akan berakhir. Senat Fakuktas pun telah membuat serangkaian proses dalam memilih bakal calon Dekan FISIP. Ada 3 calon kandidat Dekan FISIP yaitu, DR. Sunarto dari jurusan Ilmu Komunikasi, DR. Yuwanto dari jurusan Pemerintahan, dan terakhir adalah DR. Hadi Warsoni dari jurusan Administrasi Publik. Penjaringan pemilihan calon Dekan di FISIP ini dilakukan oleh para Senat Fakultas dan ibu DR. Sri Sumitri M.SI. Hasil wawancara dari bapak Mohammad Soleh dari UPA (Unit Pelayanan Aset) bahwa kriteria Dekan yang akan dipilih adalah yang bisa membuat FISIP menjadi lebih baik dari segi pelayanan dan karyawan serta kenyamanan para mahasiswa saat belajar di Fakultas. Disamping itu bakal calon Dekan FISIP harus mempunyai gelar Doktor, serta bergolongan PNS. Penjaringan bakal calon Dekan dimulai dari tanggal 23 Juli 2018. Calon Dekan akan ditetapkan serta diumumkan pada tanggal 1 Ag...

DEMOKRASI YANG DIBATASI

Indonesia mempunyai sebuah ideologi yang berbeda dari bangsa-bangsa atau negara-negara lain, para pendiri bangsa ini memikirkan dari seluruh aspek yang ada di negeri kita ini dan akhirnya tercetus lah Pancasila. Dengan ideologi Pancasila dan memakai sistem demokrasi, sudah seharusnya kekuasaan terkuat dipegang oleh rakyat. Sistem demokrasi sering kita dengar sebagai sistem yang “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”. Mungkin sudah menjadi rahasia umum pada jaman orde baru, demokrasi di negara ini di bungkam. Pada jaman ini militer mempunyai dua tugas, yang pertama menjaga keamanan dan ketertiban negara dan kedua memegang kekuasaan dan mengatur negara. Dwifungsi sekaligus digunakan untuk membenarkan militer dalam meningkatkan pengaruhnya di pemerintahan Indonesia, termasuk kursi di parlemen hanya untuk militer, dan berada di posisi teratas dalam pelayanan publik nasional secara permanen. Melalui dwifungsi dan "Orde Baru" sebagai kendaraan politik, tentara bisa masu...

SHOOTING#4 CHANNEL UNDIP

SEMARANG   - Organisasi pers mahasiswa Undip atau yang biasa disebut Channel kembali menggelar acara Shooting, acara ini merupakan acara tahunan yang rutin diselenggarakan dalam 4 tahun terakhir. Tema acara pada kali ini adalah "How to Get Profit with Creative Content". Acara ini diselenggarakan di gedung FIB Undip pada hari Sabtu, 22 September 2018. Pada kali ini pembicara yang didatangkan adalah Andovi Da Lopez yang merupakan youtuber atau content creator dengan nama akun skinnyindonesia24, serta shafira Umm yang merupakan presenter dari net tv. Acara ini berlangsung dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore. Meski rangkaian acara hampir sama dengan acara shooting yang sebelumnya, tetapi tema yang diangkat selalu berbeda-beda. “Sebelumnya shooting ketiga pernah diadain, temanya tentang travel dan guestnya adalah Putra Nababan sama salah satu traveler. Kalo sekarang kita angkat tentang Konten Creator dan guestnya Andovi dan Shafira Umm. Yang membedakan dari acara sebelumnya ad...